LIRA Wajo Desak Transparansi Penanganan Kasus BBM Subsidi
"LIRA Wajo Desak Transparansi Penanganan Kasus BBM Subsidi
DETIK✒️NEWS.ID_WAJO - Bupati LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Wajo, Abrar Mattalioe, meminta aparat penegak hukum meningkatkan transparansi dalam penanganan dugaan penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Wajo. Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan masyarakat dan pemberitaan yang beredar terkait indikasi ketidaktepatan distribusi BBM subsidi di wilayah tersebut.
Abrar menegaskan, LSM LIRA Wajo tidak dalam posisi menyimpulkan adanya pelanggaran hukum tertentu. Namun, menurutnya, apabila terdapat dugaan penyimpangan, hal tersebut perlu ditangani secara profesional dan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
"Jika memang ada laporan atau indikasi pelanggaran, penting bagi aparat untuk menyampaikan secara terbuka sejauh mana proses penanganannya. Transparansi akan menjaga kepercayaan publik," ujar Abrar.
BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, Abrar menilai pengawasan distribusi perlu diperkuat untuk memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran. Ia juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan apabila ditemukan kendala di lapangan, termasuk kemungkinan koordinasi lintas instansi guna memastikan distribusi sesuai aturan.
"Kami mendorong pengawasan diperketat dan jika diperlukan dilakukan supervisi oleh instansi terkait di tingkat yang lebih tinggi, agar prosesnya akuntabel," katanya.
Abrar menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran harus diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. "Jika ada pelanggaran, tentu harus diproses sesuai hukum. Namun semua pihak tetap harus mengedepankan asas keadilan dan profesionalisme," ujarnya.
Hingga rilis ini disusun, pihak Polres Wajo belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan tersebut. Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi apabila diperlukan. (TIM).
