Kelangkaan Gas 3 Kg di Pengecer, Warga Desak Pemkab Wajo Bertindak Tegas
"Kelangkaan Gas 3 Kg di Pengecer, Warga Desak Pemkab Wajo Bertindak Tegas
DETIK✒️NEWS.ID__WAJO – Kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram kembali dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Wajo. Kondisi tersebut dirasakan langsung di tingkat pengecer, di mana tabung gas subsidi sulit ditemukan, bahkan kosong selama beberapa hari.
Salah satu warga, Germawanto, menyampaikan keprihatinannya atas situasi tersebut. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Wajo, khususnya dinas terkait yang membidangi energi dan perdagangan, agar tidak bersikap pasif dan menunggu laporan atau keluhan masyarakat baru melakukan tindakan.
“Pemerintah daerah seharusnya bekerja berdasarkan fungsi pengawasan. Operasi pengawasan distribusi gas 3 kg itu bukan kegiatan insidental, tetapi wajib dilakukan secara rutin sesuai aturan yang berlaku,” tegas Germawanto, Rabu 28 /01/2026 di warkop padaidi
Menurutnya, gas LPG 3 kg merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga pengawasannya harus dilakukan secara berjenjang mulai dari agen, pangkalan, hingga pengecer. Jika di tingkat pengecer stok kosong, maka perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap pola distribusi di lapangan.
Dermawanto juga menyinggung bahwa regulasi telah mengatur kewajiban pemerintah daerah untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap distribusi barang subsidi agar tepat sasaran. Oleh karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi dinas terkait untuk menunda langkah pengawasan dengan alasan menunggu laporan masyarakat.
“Jangan sampai kelangkaan ini menjadi masalah yang terus berulang. Pemerintah daerah punya kewenangan melakukan inspeksi mendadak, monitoring, dan penertiban jika ditemukan penyimpangan distribusi,” ujarnya.
Ia berharap Pemkab Wajo segera mengambil langkah konkret berupa operasi rutin dan terbuka, sehingga masyarakat tidak lagi dirugikan akibat sulitnya mendapatkan gas 3 kg di tingkat pengecer.
“Pengawasan yang konsisten akan mencegah spekulasi dan memastikan hak masyarakat atas gas subsidi benar-benar terlindungi. Ini soal tanggung jawab negara kepada warganya,” tutup Germawanto.(Harry.G)
