BREAKING NEWS

Bupati Hadiri Peringatan Hari Koperasi, Pemerintah Targetkan 80.000 KDMP


detikinews.id | MAJENE,–Jajaran Pemerintah Kabupaten Majene menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional yang dilaksanakan dengan penyampaian pesan strategis pembangunan ekonomi kerakyatan nasional. 


Upacara ini dihadiri oleh Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele, Wakil Bupati Majene Andi Ritamariani Basharoe, serta jajaran unsur Forkopimda Kabupaten Majene.Pondo Rumah Bupati senin 202/06/2026



Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majene Andi Irfan yang membacakan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Yuliantono.


Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya". Dalam amanat Menteri Koperasi ditegaskan bahwa sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat tengah memacu program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).


Di tingkat nasional, dari target lebih dari 80.000 koperasi di seluruh Indonesia, saat ini tercatat lebih dari 1.061 KDKMP telah resmi beroperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.


"Pembangunan koperasi hari ini tidak berhenti sampai di situ. Pemerintah tengah mendorong lahirnya koperasi-koperasi sektor produksi yang menjadi motor penggerak industrialisasi rakyat," ujar Andi Irfan.


Koperasi era baru kini telah memperluas cakupan lini usahanya secara modern, mulai dari pengelolaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) hingga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Koperasi juga diarahkan menjadi pelaku utama hilirisasi komoditas lokal, seperti sektor kelapa sawit, agar para petani mampu memproduksi produk turunan yang bernilai tambah tinggi dan tidak lagi sekadar menjual tandan buah segar.


Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional ini, Menkop RI mengajak seluruh pemerintah daerah, termasuk Pemkab Majene, untuk aktif memberikan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan. Langkah ini dinilai krusial guna mengikis stigma lama yang menganggap koperasi sebagai organisasi yang lambat, kuno, dan rumit secara birokrasi.


"Kita bangun koperasi yang profesional, modern, transparan, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Indonesia tidak akan menjadi negara maju apabila desa-desa belum berdaya," tegas Kajari Majene.


Upacara HKN ini diakhiri dengan ajakan bersama kepada seluruh insan instansi vertikal, perbankan, akademisi, hingga pengurus koperasi konvensional dan Koperasi Merah Putih se-Kabupaten Majene untuk memperkuat sinergi, solidaritas, tata kelola berbasis teknologi, serta memupuk kembali semangat gotong royong demi mewujudkan pilar ekonomi rakyat yang tangguh.*** (W)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image