BREAKING NEWS

Limbah MBG Mengalir ke Jalan, Warga Maddukelleng Minta Penanganan Serius

MBG
Limbah MBG Mengalir ke Jalan, Warga Maddukelleng Minta Penanganan Serius

DETIK✒️NEWS.ID_Wajo – Warga Kelurahan Maddukelleng kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, mengeluhkan adanya aliran limbah yang diduga berasal dari aktivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengalir hingga ke badan jalan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengendara, terutama saat pagi hari . Rabu (11/02/2026)

Pantauan warga, cairan yang mengalir di permukaan jalan menimbulkan aspal menjadi licin. Sejumlah pengendara roda dua mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas di titik tersebut.

“Kalau dibiarkan terus, ini bisa sebabkan kecelakaan. Apalagi banyak anak sekolah dan pekerja yang lewat setiap hari,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat menegaskan bahwa mereka mendukung penuh program MBG sebagai upaya peningkatan gizi masyarakat. Namun, pelaksanaan di lapangan diharapkan tetap memperhatikan aspek kebersihan lingkungan dan keselamatan umum.

Secara normatif, pengelolaan limbah kegiatan konsumsi massal wajib memperhatikan standar sanitasi dan tidak mencemari fasilitas umum. Dalam berbagai regulasi tentang lingkungan hidup dan ketertiban umum, setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap ruang publik harus dikelola dengan prinsip kehati-hatian.

Warga berharap pihak penyelenggara maupun instansi teknis terkait segera melakukan evaluasi dan penanganan agar limbah tidak lagi mengalir ke badan jalan. Saluran pembuangan yang memadai serta pengawasan rutin dinilai menjadi langkah mendesak untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Jika tidak segera dibenahi, kondisi ini dikhawatirkan bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas dan masalah kesehatan lingkungan.

Masyarakat Maddukelleng meminta pemerintah kelurahan dan dinas terkait turun langsung ke lokasi untuk memastikan sistem pengelolaan limbah berjalan sesuai standar. Program yang baik, menurut warga, harus diiringi dengan tata kelola yang bertanggung jawab agar manfaatnya tidak justru menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat. (Harry Goa)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image