BREAKING NEWS

Lantera Independen Pemerhati Aspirasi Nusantara "LIPAN Pangkep" Lakukan Aksi Demontrasi Terhadap PT. Semen Tonasa Pangkep

"Lantera Independen Pemerhati Aspirasi Nusantara "LIPAN Pangkep" Lakukan Aksi Demontrasi Terhadap PT. Semen Tonasa.

DETIK✒️NEWS ID PANGKEP – Sejumlah masyarakat yang berdomisili di sekitar Pabrik PT Semen Tonasa dan Pelabuhan Biringkassi bersama Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Lentera Independen Pemerhati Aspirasi Nusantara (LIPAN) Pangkep menggelar aksi damai di gerbang Pelabuhan Biringkassi, Rabu (1/10/2025).

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Abdul Rauf, Ketua LIPAN Kabupaten Pangkep, dan diakhiri dengan audiensi bersama manajemen PT Semen Tonasa di Kantor Biringkassi.

Dalam aksi itu, para peserta menyuarakan sejumlah tuntutan kepada manajemen perusahaan. Mereka mendesak agar PT Semen Tonasa lebih memperhatikan dampak lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kesejahteraan warga yang tinggal di sekitar kawasan industri dan pelabuhan.

Poin-poin pernyataan sikap yang dibacakan oleh LIPAN Pangkep:

1. Meminta jajaran pimpinan PT Semen Tonasa untuk lebih memperhatikan proses penyaringan asap pabrik dan debu batu bara agar tidak menimbulkan pencemaran udara yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

2. Meminta agar perusahaan menyediakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak, minimal satu kali setiap bulan.

3. Mendesak peningkatan nilai kompensasi bagi warga sekitar pabrik dan pelabuhan agar lebih layak dan sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Meminta agar masyarakat terdampak polusi di sekitar pabrik dan pelabuhan diberi prioritas menjadi tenaga kerja outsourcing dengan keringanan syarat penerimaan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Semen Tonasa, Anis, menyampaikan bahwa pihak perusahaan tidak pernah menginginkan terjadinya polusi debu, karena kondisi itu justru merugikan operasional perusahaan sendiri.

“Tidak ada dari pihak Semen Tonasa yang menginginkan adanya debu yang terbang, baik itu debu batu bara. Itu justru kerugian bagi kami. Maka dari itu, perusahaan terus berusaha agar dampaknya tidak sampai keluar,” jelas Anis.

Ia menambahkan, upaya mitigasi terus dilakukan oleh perusahaan untuk meminimalkan dampak lingkungan. Namun, ia mengakui ada kondisi alam tertentu yang tidak dapat diantisipasi sepenuhnya.

“Kami sudah berusaha melakukan mitigasi, tapi kondisi alam kadang tidak bisa diprediksi. Angin kencang atau cuaca tertentu bisa menyebabkan debu terbang. Itu yang kadang di luar kendali, tapi kami tetap berkomitmen agar dampaknya bisa ditekan semaksimal mungkin,” tegasnya.

Aksi damai tersebut berlangsung kondusif dan menjadi ruang dialog antara masyarakat dan manajemen PT Semen Tonasa dalam mencari solusi bersama atas isu lingkungan yang dihadapi wilayah sekitar pabrik dan pelabuhan Biringkassi.

Editor Harry Goa


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image