Judi sabung ayam di bulucenrana berkedok maccera.
Detikinews.id Fenomena kegiatan judi sabung ayam alias massaung manu berkedok hajatan atau acara adat di kabupaten Sidenreng Rappang menjadi ajang yang selalu berulang ulang di lakukan tanpa adanya tindakan dari pihak aparat penegak hukum, bukan lagi rahasia umum acara tersebut selalu di cari dan di datangi para pelaku judi sabung ayam dari segala penjuru bahkan dari luar kabupaten Sidenreng Rappang juga .
tidak main-main jumlah taruhan berfariasi dari ratusan ribu sampai puluhan juta bahkan ratusan juta.
Salah satu kegiatan yang berlangsung saat ini berada di desa bulu Cenrana kecamatan Pitu riawa kabupaten Sidrap yang berlangsung selama tiga hari, dari pagi sampai malam dan kegiatan tersebut mulai hari Jum'at sampai Minggu.
Para pelaku judi sangat antusias karna mereka merasa terlindungi dengan kedok acara adat
Bahkan acara tersebut di hadiri oleh pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat dan tidak ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum terhadap kegiatan tersebut.
Menurut salah satu warga yang turut hadir di kegiatan tersebut mengatakan bahwa penanggung jawab dari acara maccera ini adalah seorang tokoh yang berinisial AB saat di gali informasi tambahan,warga tersebut enggan berkomentar lagi.
aparat penegak hukum di wilayah Polsek Pitu riawa secara khusus dan polres Sidrap secara umum terkesan menutup mata akan kegiatan judi sabung ayam berkedok maccera ini. Entah mereka punya backing atau aph sendiri sudah terima setoran pengamanan alias masuk angin karna seolah-olah ada pembiaran akan arena judi sabung ayam yang beromset ratusan juta.
Hingga berita ini di turunkan, belum ada tindakan dari aparat penegak hukum (APH).
Publis:kak imbaz
