RS Lamaddukelleng Wajo Disorot, Pasien Mengaku Menunggu Obat Hingga Sore Hari
RS Lamaddukelleng Wajo Disorot, Pasien Mengaku Menunggu Obat Hingga Sore Hari.
Dokumentasi Borju
WAJO – DETIK✒️NEWS.ID – Pelayanan Poli dan Instalasi Farmasi RSUD Lamaddukelleng Kabupaten Wajo menjadi sorotan setelah sejumlah pasien mengeluhkan lamanya waktu menunggu obat, Senin (6/7/2026).
Salah seorang pasien mengaku telah menunggu sejak pukul 09.00 WITA hingga sekitar pukul 16.00 WITA, namun obat yang dibutuhkannya belum juga diterima.
Kondisi tersebut dikeluhkan karena dinilai menguras waktu dan tenaga, terlebih bagi pasien yang datang dari luar Kota Sengkang.
Saat dikonfirmasi, pihak Humas RSUD Lamaddukelleng Wajo menjelaskan bahwa tingginya jumlah pasien menjadi penyebab keterlambatan pelayanan di instalasi farmasi.
Pada hari itu, tercatat sebanyak 235 pasien dilayani, di antaranya sekitar 100 pasien bedah dan 80 pasien dengan resep obat racikan yang membutuhkan proses penyelesaian lebih lama.
"Hari ini memang pasien membludak," ujar pihak Humas RSUD Lamaddukelleng.
Di sisi lain, pasien berinisial A menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, waktu tunggu yang terlalu lama sangat memberatkan pasien, terutama yang berasal dari kecamatan dengan jarak tempuh cukup jauh.
"Kalau begini caranya, menunggu obat sampai berjam-jam. Kami juga belum makan siang, sementara kami datang dari kecamatan yang jauh. Bisa tambah sakit kalau seperti ini pelayanan di RSUD Lamaddukelleng," ungkapnya.
Keluhan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak rumah sakit agar pelayanan, khususnya di Instalasi Farmasi, dapat lebih optimal sehingga pasien memperoleh obat dengan waktu tunggu yang lebih cepat dan nyaman. (*)