Silaturahmi Pemkab Wajo dengan Ormas dan OKP, Andi Rosman Tekankan Semangat Kebersamaan
Di Tengah Pemangkasan Anggaran, Pemkab Wajo Rangkul Ormas dan Pemuda Bangun Daerah
DETIK✒️NEWS.ID_WAJO SULSEL – Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar pertemuan silaturahmi bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) di Rumah Jabatan Bupati Wajo, Jalan Veteran, Kecamatan Tempe, Senin (1/6/2026) malam usai salat Isya.
Kegiatan yang dihadiri para pimpinan Ormas, OKP, anggota DPRD, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo tersebut menjadi wadah komunikasi dan diskusi antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat dalam rangka memperkuat kebersamaan dan membangun daerah di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Dalam sambutannya, Bupati Wajo, Andi Rosman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga komunikasi dan mempererat sinergi dengan Ormas maupun OKP.
"Tujuan pertemuan ini adalah memperkuat kebersamaan. Saya yakin semua yang hadir di sini memiliki niat yang sama, yaitu bagaimana Kabupaten Wajo bisa lebih maju dan tampil lebih baik dibanding daerah lainnya," ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan berat akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Menurutnya, pada tahun 2026 Kabupaten Wajo mengalami pengurangan Transfer ke Daerah yang cukup signifikan, ditambah dengan sejumlah beban pembiayaan yang kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan semangat dalam membangun daerah.
"Kita tidak boleh patah semangat. Justru di tengah keterbatasan ini kita harus semakin kreatif dan terus berupaya mencari solusi demi kepentingan masyarakat," katanya.
Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD, Ormas, dan OKP untuk bersama-sama memperjuangkan program pembangunan hingga ke tingkat provinsi dan pusat guna menghadirkan lebih banyak dukungan bagi Kabupaten Wajo.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang selama ini menjadi ciri masyarakat Wajo harus terus dipertahankan sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Bupati juga membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh peserta untuk memberikan masukan, saran, maupun informasi terkait kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi pemerintah daerah.
"Kami berharap teman-teman Ormas dan OKP dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai kebutuhan masyarakat sehingga program pembangunan dapat lebih tepat sasaran," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin, menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini tidak jauh berbeda dengan masa pandemi Covid-19. Jika sebelumnya daerah mengalami tekanan akibat pandemi, kini tantangan datang dari kebijakan efisiensi dan pemangkasan anggaran.
Menurutnya, Kabupaten Wajo tetap mampu bertahan dan terus bergerak berkat optimisme serta kepemimpinan yang kuat dalam mengelola kondisi fiskal daerah.
"Sebesar apa pun tantangan fiskal yang kita hadapi, kita tidak boleh kehilangan optimisme. Justru dalam kondisi seperti ini kita dituntut lebih kreatif dalam mencari sumber-sumber pendapatan daerah," ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Wajo baru-baru ini memperoleh penghargaan di bidang kreativitas pengelolaan keuangan daerah sebagai bentuk pengakuan atas berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam menghadapi tekanan fiskal.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu solusi untuk memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Wajo di masa mendatang. "Kami membutuhkan masukan, partisipasi, dan kontribusi dari semua pihak. Bagaimana PAD bisa terus meningkat sehingga daerah ini semakin mandiri dan mampu membiayai pembangunan secara berkelanjutan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi inisiatif Bupati Wajo yang rutin menggelar pertemuan dengan Ormas dan OKP sebagai forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan daerah.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi dialog serta penyampaian berbagai masukan dari peserta. Pemerintah Kabupaten Wajo berharap forum silaturahmi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai wadah memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan organisasi kepemudaan demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Wajo yang lebih maju dan sejahtera. (*)
